NEWS UPDATE

HL1 Koran

Sareh Wiyono Membantah

Sidang Perkara Suap Bansos

admin | Jumat, 28 Februari 2014 - 08:51:47 WIB | dibaca: 233 pembaca


BANDUNG—Mantan Ketua Pengadilan Tinggi Jabar Sareh Wiyono yang disinyalir  ikut menerima aliran dana kasus suap Bansos, kembali disidang. Kali ini, Sareh memberi keterangan untuk dua terdakwa mantan Walikota Bandung Dada Rosada dan mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Edi Siswadi.
 
Dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Nurhakim itu, Sareh tetap bersikukuh bahwa dirinya tidak menerima aliran dana untuk pengurusan perkara tersebut. "Saya tidak pernah minta Uang,  tidak pernah terima," ujar Sareh pada sidang Tipikor yang digelar di  Pengadilan Negeri Jalan LRE Martadinata Bandung, kemarin (27/2).

Selain itu, Sareh mengatakan tidak pernah campur tangan, maupun berintervensi pada para majelis hakim yang menangani kasus perkara bansos itu.  Bahkan, ia mengaku tidak mengetahui siapa saja  majelis hakim yang ditunjuk untuk menangani perkara itu di tingkat banding.
Menurutnya, ketua majelis hakim yang menangani perkara tersebut, yaitu Setyabudi tedjocahyo, Pernah menanyakan siapa saja majelis hakim yang menangani banding perkara tersebut. Namun ia mengaku tidak mengetahui lantaran tidak punya kewenangan. Soalnya, saat itu Sareh telah pensiun, dengan begitu ia mengarahkan untuk menanyakan pada Plt Ketua Pengadilan Tinggi.
"Saya suruh ke Bu Christy saja,” katanya.
Kendati demikian, ia mengakui sempat bertemu dan berkomunikasi dengan Setyabudi, tapi yang dibicarakan bukan  mengenai urusan bansos.  “Bukan terkait bansos. Tapi lebih pada kedinasan," terangnya.
Dalam putusan perkara, ia pun membantah telah mempengaruhi hakim Setyabudi. "Saya tidak pernah mempengaruhi majelis hakim," katanya.
Sementara itu, dua orang mantan hakim PT, yakni Wiwik Widijastuti dan Fontian Munzil, justru mengaku sempat dimintai tolong oleh Sareh.
Fontian mengatakan Sareh pernah meminta dia untuk menguatkan putusan. Begitupun dengan Wiwik, yang pada kala itu menjadi ketua majelis hakim banding, kendati demikian, menurut keduanya,  putusan sidang tidak akan terpengaruh oleh apapun. “Walaupun ada permintaan, saya tidak menanggapinya,” tutur Wiwik.
Kendati mengaku sempat diminta tolong, tapi keduanya tidak menuruti permintaan Sareh. (yan)





Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)